Pelita di Langit Kelas
25 Aug 2026
Administrator
8 views
Di balik riuh suara koridor yang sunyi,
Engkau berdiri, melipat lelah di balik senyumi.
Tanganmu menggenggam kapur dan jemari kami,
Menuntun langkah yang acap kali ragu dan sembunyi.
Tanganmu menggenggam kapur dan jemari kami,
Menuntun langkah yang acap kali ragu dan sembunyi.
Engkau adalah jembatan menuju masa depan,
Di atas pundakmu, beribu cita-cita digantungkan.
Bukan sekadar deretan rumus atau ejaan angka,
Tapi cara membaca dunia, engkau ajarkan dengan setia.
Di atas pundakmu, beribu cita-cita digantungkan.
Bukan sekadar deretan rumus atau ejaan angka,
Tapi cara membaca dunia, engkau ajarkan dengan setia.
Ketika kami tersesat dalam ketidaktahuan yang pekat,
Sabar dan suaramu menjelma kompas yang mendekat.
Menyalakan lilin-lilin kecil di dalam kepala,
Hingga gelap berubah menjadi binar-binar asa.
Sabar dan suaramu menjelma kompas yang mendekat.
Menyalakan lilin-lilin kecil di dalam kepala,
Hingga gelap berubah menjadi binar-binar asa.
Terima kasih, pahlawan tanpa tanda di dada,
Atas peluh yang mengalir tanpa pernah meminta reda.
Di setiap jejak sukses yang nanti kami raih,
Ada sebait doamu yang mengalir tulus dan jernih.
Atas peluh yang mengalir tanpa pernah meminta reda.
Di setiap jejak sukses yang nanti kami raih,
Ada sebait doamu yang mengalir tulus dan jernih.